Kandungan vitamin C pada jeruk bermanfaat untuk menurunkan resiko terkena serangan kanker usus besar hali ini dikarenakan jeruk bisa membantu mengusir radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan DNA. Vitamin C juga memiliki fungsi sebagai sistem kekebalan tubuh, misalnya untuk menangkal flu dan mencegah infeksi pada telinga.
Kandungan Antioksidan dalam jeruk dapat bekerja efektif melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan akibat oleh radikal bebas. Radikal bebas inilah penyebab terjadinya penuaan pada kulit.
Kandungan Vitamin B6 pada jeruk berperan mendukung produksi hemoglobin. Kandungan magnesium dapat menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi normal.
Serat dalam jeruk yang mengandung gula buah alami, fruktosa dapat membantu kadar gula darah tetap terjaga stabil. Karena fungsi tersebut jeruk sangat baik dikonsusmsi oleh penderita diabetes serta mencegah terjadinya diabetes bagi yang belum terjangkit penyakit ini.
Kandungan beta-cryptoxanthin, sebuah karotenoid dalam buah dan sayuran-sayuran lain berwarna oranye-merah seperti jeruk, jagung dan labu dapat menurunkan resiko terkena serangan penyakit kanker paru-paru.
Sari jeruk dapat berguna untuk mengobati demam, wasir yang dapat mengakibatkan gangguan pendarahan, membantu mengurangi asam berlebihan dalam darah, serta memperlancar air seni.
Jeruk bermanfaat untuk mengobati asma, bronchitis, masuk angin, dan gangguan pencernaan dengan cara membuat ramuan air jeruk manis, madu, garam, dan sedikit lada.
Hasil Foto yang di Edit dengan Photoshop
12 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar